berikut ini adalah ganggang beserta pigmen dominannya yang sesuai yaitu
Ganggangbiru merupakan salah satu contoh eubacteria negatif, ada yang bersel satu dan ada yang berkoloni bersel banyak membentuk untaian beberapa sel dengan struktur tubuh yang masih sederhana, berwarna biru kehijauan, serta mengandung klorofil a (autotrof) dan pigmen biru (fikosianin). Heterokista dihasilkan oleh ganggang biru berbentuk benang.
1 Chlorophyta, memiliki pigmen dominan hijau (klorofil), contohnya Chlorella sp. dan Ulva sp. 2. Phaeophyta, memiliki pigmen dominan coklat (fukosantin), contohnya Sargassum sp, Laminaria sp dan Fucus sp. 3. Chrysophyta, memiliki pigmen dominan kuning (xantofil) dan emas (karoten), contohnya adalah Diatoma sp dan Navicula sp. 4.
Ganggangbeserta pigmen dominannya yang sesuai adalah kurang lengkap Jawaban terverifikasi ahli 5.0 /5 9 claramatika Rhodhophyta (ganggang merah) memiliki pigmen fikoeritrin. Chlorophyta (ganggang hijau) memiliki pigmen klorofil. Phaeophyta (ganggang coklat) memiliki pigmen fukosantin. Chrysophyta. (ganggang emas) memiliki pigmen xantofil.
Berikutini adalah ganggang beserta pigmen dominannya yang sesuai yaitu A. Sargassum, klorofil B. Volvox, santofil C. Eucheuma, fikoeritin D. Chlorella, fukosantin Jawaban: C. Eucheuma, fikoeritin 11. Vector yang menyebarkan pathogen penyebab penyakit malaria (plasmodium) dari satu inang ke inang lainnya adalah .. A. Kelelawar B. Nyamuk
2 Berikut ini species yang tidak termasuk dalam protista yaitu a. ganggang biru b. phytoptora infestan c. Leishmania ginggivalis d. plasmopora vitticola e. amoeba proteus 3. Perhatikan anggota protozoa ini Pada Gambar diatas silia berfungsi untuk a. bernafas b. bereproduksi c. berfotosintesis d. bergerak e. mencerna makanan 4. Di bawah
Dịch Vụ Hỗ Trợ Vay Tiền Nhanh 1s. You are here Home / Iptek / Biologi / Klasifikasi Ganggang Ketahui 4 Jenis Ganggang Ganggang algae adalah organisme autotrofik autotrophic sederhana yang dapat mensintesis makanannya sendiri dengan cara fotosintesis. Sebelumnya, ganggang diklasifikasikan dalam kerajaan kingdom Plantae tumbuhan karena memiliki klorofil untuk melakukan fotosintesis. Namun, sebagian besar ganggang hidup di air dan tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati sebagaimana layaknya tumbuhan. Oleh karena itu, dalam klasifikasi modern, ganggang tidak lagi diklasifikasikan dalam Plantae namun dikategorikan di bawah Protista. Ukuran ganggang berkisar dari beberapa mikrometer hingga beberapa meter. Misalnya, ganggang air tawar Micromonas berukuran sekitar 1 mikrometer, sedangkan kelp laut raksasa bisa tumbuh hingga sepanjang 60 meter. Cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan studi ganggang disebut fikologi phycology. Jenis Ganggang Ganggang diklasifikasikan berdasarkan jenis pigmen dan cadangan makanan yang dipunyai. Perbedaan pigmen memainkan peran utama dalam menentukan distribusi habitat berbagai spesies ganggang. Mayoritas ganggang ditemukan di habitat air, baik di air tawar atau air laut. Beberapa spesies ditemukan di lingkungan yang ekstrim seperti dalam salju dan es, sedangkan beberapa spesies mampu beradaptasi dalam lingkungan air panas. Berikut adalah klasifikasi ganggang 1. Ganggang Hijau Biru Blue Green Algae Ganggang hijau biru juga disebut sebagai cyanobacteria, merupakan bentuk ganggang paling sederhana. Contoh spesies ganggang hijau biru adalah Nostoc dan Calothrix. Seperti namanya, ganggang jenis ini berwarna hijau biru yang hidup soliter atau dalam koloni. Ganggang hijau biru mengandung klorofil a, b, dan phycobilins. Mereka merupakan organisme prokariotik yang menyerupai bakteri. Ganggang hijau biru sering dianggap sebagai organisme antara yang mirip bakteri dan tumbuhan. Karena organisme ini tidak memiliki organela khusus, mereka berfotosintesis langsung melalui sitoplasma. 2. Ganggang Hijau Green Algae Ganggang hijau termasuk dalam filum Chlorophyta, memiliki klorofil a, b, karotenoid, dan xanthophylls. Cadangan makanan utama ganggang hijau berupa pati. Beberapa contoh spesies ganggang hijau adalah Ulva, Codium, dan Caulerpa. Sampai saat ini, sekitar spesies ganggang hijau telah teridentifikasi yang mencakup organisme uniseluler dan multiseluler. Kebanyakan ganggang hijau hidup air tawar, sementara beberapa spesies ditemukan di air laut. 3. Ganggang Merah Red Algae Ganggang merah termasuk dalam Rhodophyta, mengandung klorofil a, d, karotenoid, xanthophylls, dan phycobilins. Cadangan makanan ganggang merah adalah pati floridean. Contoh spesies ganggang merah diantaranya Chondrus dan spesies Gelidiella . Mayoritas ganggang merah hidup di laut. Lebih dari spesies ganggang merah telah teridentifikasi dengan sekitar 200 spesies hidup di air tawar. Pigmen merah phycobilin membantu menangkap cahaya matahari dengan lebih baik sehingga beberapa anggota ganggang merah ditemukan pada laut yang lebih dalam. 4. Ganggang Coklat Brown Algae Alga coklat termasuk dalam kelas Paeophyceae, mengandung klorofil a, c, dan pigmen fucoxanthin. Karena mengnadung pigmen hijau klorofil dan pigmen coklat fucoxanthin, ganggang coklat memiliki warna khas coklat kehijauan. Cadangan makanan ganggang coklat disimpan dalam bentuk polimer karbohidrat kompleks yang disebut laminarin. Laminaria dan Macrocystis adalah contoh spesies ganggang coklat. Serupa dengan ganggang merah, mayoritas ganggang coklat hidup dalam air laut. Ganggang coklat adalah kelompok alga yang paling kompleks, dimana beberapa spesies mampu hidup pada laut dalam. Kelp raksasa yang ditemukan di
Apabila di sekitar kalian terdapat kolam, coba amati airnya. Jika berwarna hijau, kemungkinan besar air kolam tersebut banyak mengandung ganggang atau algae. Dalam bahasa ilmiah, ganggang disebut algae tunggal = alga. Struktur sel ganggang memiliki dinding sel dan kloroplas. Karakter tersebut dimiliki pula oleh tumbuhan tingkat tinggi, sehingga dikatakan bahwa ganggang merupakan Protista yang menyerupai tumbuhan. Ganggang merupakan organisme yang bersifat uniseluler atau multiseluler. Bentuk tubuhnya berupa sel tunggal, filamen, lembaran, dan ada juga yang menyerupai tumbuhan tingkat tinggi. Ganggang hidup secara soliter sendiri maupun berkoloni. Struktur tubuh ganggang sangat sederhana, tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun sehingga disebut tumbuhan talus. Struktur tubuh yang masih berupa talus menyebabkan ganggang dikelompokkan juga dalam Filum Thallophyta. Ganggang dapat bereproduksi secara vegetatif aseksual dan secara generatif seksual. Secara vegetatif, reproduksi ganggang dilakukan dengan cara pembelahan biner, fragmentasi, atau pembentukan zoospora. Reproduksi seksual pada ganggang berlangsung dengan konjugasi gamet sehingga dihasilkan zigot. Jika gamet-gamet yang bersatu bentuknya sama, dinamakan isogami. Jika gamet ukurannya tidak sama, proses itu disebut heterogami/anisogami. Berdasarkan struktur talusnya, ganggang dibedakan menjadi empat tipe. Ganggang uniseluler, hidup di perairan sebagai fitoplankton. Ganggang berkoloni, dengan atau tanpa organisasi sel. Ganggang berfilamen, yaitu hidup berkoloni membentuk benang. Ganggang yang paling bawah membentuk perlekatan dengan substrat. Ganggang multiseluler, mempunyai talus yang berukuran besar dan kompleks yaitu membentuk struktur serupa daun, batang, dan akar. Berdasarkan pigmen zat warna yang dominan pada tubuhnya, ganggang dapat dibedakan menjadi 7 Filum, yaitu Filum Pyrhophyta ganggang api, Filum Euglenophyta, Filum Phaeophyta gangang coklat, Filum Chrysophyta ganggang keemasan, Filum Rhodophyta ganggang merah, Bacillariophyta diatom, dan Filum Chlorophyta ganggang hijau. Untuk mengetahui ciri masing-masing Filum, simaklah tabel berikut. Tabel Klasifikasi Protista Mirip Tumbuhan No Filum Bentuk Talus Pigmen Cadangan Makanan Kompoisi Dinding Sel 1 Chlorophyta ganggang hijau Uniseluler, ada yang berkoloni, berbentuk filamen, dan multiseluler Klorofil a dan b, karoten Tepung atau pati Polisakarida terutama selulosa 2 Phaeophyta ganggang cokelat Multiseluler Klorofil a dan c, karoten, dan fukosantin Laminarin sejenis karbohidrat berlemak Selulosa dengan asam alginat 3 Rhodophyta ganggang merah Multiseluler Klorofil a, fikobilin, karoten Tepung Selulosa atau pektin, juga mengandung kalsium karbonat 4 Bacillariophyta diatom Kebanyakan uniseluler, beberapa berkoloni Klorofil a dan c, karoten, xantofil Leukosin sejenis karbohidrat berlemak Pektin, juga mengandung silikon dioksida 5 Pyrrophyta ganggang api Uniseluler Klorofil a dan c, elulosa karoten Tepung Selulosa 6 Chrysophyta ganggang keemasan Kebanyakan uniseluler, beberapa berkoloni Klorofil a dan c, Selulosa karoten, xantofil Laminarin sejenis karbohidrat berlemak Selulosa 7 Euglenophyta Uniseluler Klorofil a dan b, Tanpa dinding sel karoten, xantofil Paramilon sejenis tepung Tanpa dinding sel 1. Filum Chlorophyta Ganggang Hijau Ganggang hijau green algae diberi nama berdasarkan kloroplasnya yang berwarna hijau. Warna hijau ini ada karena pigmen yang dominan adalah klorofil a dan b, di samping jenis pigmen yang lain yaitu karoten dan santofil. Bentuk kloroplas pada ganggang hijau bermacam-macam, ada yang seperti mangkuk misalnya pada Chlamidomonas, berbentuk spiral misalnya pada Spirogyra, dan berbentuk seperti bintang. Sphirogyra Selain mempunyai kloroplas, alga hijau juga mempunyai pirenoid dan stigma. Pirenoid merupakan tempat penyimpanan hasil fotosintesis berupa amilum, sedangkan stigma berguna untuk menuntun ganggang ke arah cahaya sehingga fotosintesis dapat terjadi. Filum ini meliputi ganggang yang uniseluler dan multiseluler. Bentuk talus ganggang hijau berupa filamen, lembaran, dan seperti karangan. Ganggang hijau banyak ditemukan pada air tawar, air laut, maupun pada tempat-tempat yang lembab. Biasanya ganggang hijau ditemukan pada permukaan badan air yang intensitas cahayanya tinggi. Ganggang hijau bereproduksi secara vegetatif aseksual dan generatif seksual. Reproduksi secara aseksual terjadi dengan pembentuk an zoospora yaitu spora yang dapat bergerak atau berpindah, memiliki 4 bulu, vakuola kontraktil, dan kebanyakan memiliki 1 bintik mata merah. Secara generatif seksual, reproduksi ganggang hijau berlangsung dengan konjugasi, menghasilkan zigospora yang tidak memiliki alat gerak. 2. Phaeophyta Ganggang Cokelat Anggota Filum Phaeophyta memiliki talus yang selalu bersel banyak, sehingga dapat dilihat secara makroskopis. Talusnya memiliki alat pelekat untuk menempelkan tubuhnya pada substrat, sedangkan bagian tubuh yang lainnya mengapung di atas air. Beberapa anggota Filum Phaeophyta seperti Sargassum, Macrocystis, dan Nereocystis memiliki gelembung udara yang berfungsi untuk menyimpan gas nitrogen dan untuk mengapung. Sargassum Ganggang coklat mengandung pigmen santofil, klorofil a dan c. Pigmen santofil jumlahnya melebihi pigmen yang lain, sehingga menyebabkan warna talusnya coklat. Cadangan makanannya disimpan dalam bentuk laminarin. Ganggang ini banyak ditemukan di laut dan sering terdampar di pantai. Sebagian besar anggota Filum Phaeophyta menunjukkan adanya pergantian keturunan antara generasi sporofit dan gametofit yang masing-masing hidup bebas. Reproduksi secara vegetatif dilakukan dengan fragmentasi dan membentuk zoospora. Sedangkan reproduksi secara generatif dilakukan dengan peleburan antara ovum dan spermatozoid yang masing-masing dihasilkan pada konseptakel betina dan konseptaklel jantan. Zigot selanjutnya akan tumbuh menjadi sporofit. 3. Rhodophyta Ganggang Merah Istilah Rhodophyta berasal dari bahasa Yunani, rhodos yang berarti “merah”. Jadi, Rhodophyta berarti ganggang merah red algae. Berbeda dengan Filum lainnya, Filum ini tidak mempunyai tahapan flagella dalam siklus hidupnya. Anggota Filum ini mempunyai pigmen fotosintetik berupa fikobilin yang terdiri dari fikoeritrin pigmen merah dan fikosianin pigmen biru. Eucheuma spinosum Fikoeritrin merupakan pigmen yang paling dominan sehingga menyebabkan warna talus ganggang ini menjadi merah. Meskipun demikian, tidak semua ganggang ini berwarna merah. Di laut dalam, ganggang ini mempunyai warna ungu hampir hitam. Pada kedalaman sedang berwarna merah cerah, sedangkan pada air yang sangat dangkal, berwarna agak kehijauan. Sebagian besar ganggang merah adalah multiseluler. Bentuk talusnya berupa helaian atau berbentuk seperti pohon. Tubuhnya ditutupi kalsium karbonat CaCO3. Dinding sel ganggang merah terdiri atas komponen yang berlapis-lapis. Dinding sel sebelah dalam tersusun dari myofibril, sedangkan sel sebelah luar tersusun dari zat lendir. Adapun cadangan makanan disimpan dalam bentuk tepung floridean. Ganggang merah dapat bereproduksi secara vegetatif dan secara generatif. Reproduksi secara generatif dilakukan dengan peleburan antara gamet jantan yang tidak memiliki alat gerak spermatium dan ovum. Gamet jantan tersebut dibentuk dalam spermatangium, sedangkan gamet betina dibentuk dalam karpogonium. Zigot hasil pembuahan selanjutnya akan tumbuh menjadi ganggang merah yag diploid. Adapun reproduksi secara aseksual vegetatif terjadi dengan membentuk spora. Spora yang terbentuk berasal dari talus ganggang yang diploid. Selanjutnya spora akan tumbuh menjadi ganggang baru. 4. Bacillariophyta Diatom Filum ini tediri atas jenis diatom. Diatom mempunyai dinding sel atau cangkang yang terdiri atas dua bagian seperti kotak hipoteka dengan tutupnya epiteka. Cangkang tersebut tersusun dari silika dengan berbagai bentuk ornamentasi. Berdasarkan bentuknya, diatom dibedakan menjadi bentuk centris simetri radial dan pennate simetri bilateral. Diatom Sebagian besar diatom bertindak sebagai fitoplankton pada ekosistem air laut dan air tawar, sehingga merupakan dasar bagi penyedia energi dalam jaring-jaring makanan. Diatom dapat ditemukan di beberapa tempat, antara lain di air laut, air tawar, tanah yang lembab, dan pada batu karang. Cangkang diatom yang telah mati tidak mudah terdegradasi karena mengandung silika, akibatnya akan terdeposisi dan membentuk tanah diatom. 5. Phyrrophyta Ganggang Api Noctiluca Filum ini sering disebut Dinofl agellata karena memiliki fl agella yang berjumlah 2 buah. Hampir semua ganggang api bersifat uniseluler, dan mempunyai pigmen berupa klorofil a dan c. Filum Pyrrophyta disebut ganggang api karena memiliki fosfor yang mampu memendarkan cahaya pada kondisi yang gelap. Ganggang ini sebagian besar hidup di air laut, tetapi ada pula yang hidup di air tawar. Beberapa contoh anggota Filum ini antara lain Noctiluca, Ceratium dan Gonyaulax. 6. Chrysophyta Ganggang Keemasan Alga Chrysophyta disebut juga ganggang keemasan golden algae atau ganggang pirang. Istilah Chrysophyta berasal dari bahasa Yunani, chrysos yang berarti “keemasan”. Warna keemasan disebabkan karena ganggang ini memiliki pigmen berupa karoten dan santofil yang jumlahnya dominan dibandingkan dengan klorofil a dan c. Ochromonas Sebagian besar kelompok ganggang keemasan adalah uniseluler tetapi ada pula yang membentuk koloni. Sel-sel alga ini mempunyai dua flagella sehingga disebut sebagai biflagellata. Kedua flagellanya terpaut di dekat salah satu ujung sel. Sebagian besar anggota Filum ini hidup sebagai plankton air tawar dan air laut. Dynobryon merupakan alga pirang yang membentuk koloni di air tawar. 7. Euglenophyta Filum Euglenophyta merupakan ganggang yang memperlihatkan ciri-ciri hewan dan tumbuhan. Filum ini memiliki pigmen berupa klorofil a dan b serta mampu bergerak bebas dan memiliki bintik mata. Contoh anggota Filum Euglenophyta yang paling dikenal adalah Euglena. Euglena merupakan organisme yang sering ditemukan pada air yang keruh dan memiliki alat gerak berupa flagella yang terletak pada bagian ujung anterior. Euglena Euglena memiliki bintik mata yang berfungsi untuk melindungi detektor cahaya yang berada pada dekat dasar flagella. Dengan detektor tersebut, Euglena dapat bergerak menuju arah cahaya yang intensitasnya sesuai. Struktur tubuh Euglena tidak memiliki dinding sel, tubuhnya diselimuti oleh pelikel, memiliki vakuola kontraktil dan vakuola makanan. Contoh dan Peranan Ganggang dalam Kehidupan Peranan ganggang dalam kehidupan adalah sebagai berikut. Ganggang yang bersifat saprofit membantu menguraikan sisa makanan. Merupakan produsen penting di perairan fitoplankton yang penting. Di semua lingkungan menghasilkan gas oksigen selama fotosintesis. Pada unit pengolahan limbah, gas ini merupakan gas penting untuk degradasi limbah oleh bakteri aerob. Menghasilkan bahan industri dan bahan makanan yaitu tanah diatom, algin, keragen, agar-agar, vitamin, dan protein. Di Jepang, Porphyra ganggang merah digunakan sebagai bahan pangan. Beberapa jenis menghasilkan racun. Racun dihasilkan secara ekstraseluler atau dilepaskan ketika ganggang terdekomposisi pada saat terjadi blooming ganggang, yaitu populasi ganggang yang sangat padat hingga menutupi permukaan perairan. Gymnodinium dan Gonyaulax menghasilkan neurotoksin yang mematikan binatang akuatik. Ganggang Prototheca wickerhamii merupakan patogen yang menyerang manusia yaitu dapat menyebabkan peradangan persendian. Beberapa ganggang yang terbawa udara menyebabkan alergi. Beberapa jenis misalnya Cephaleuros menyerang daun teh, kopi, lada, cengkeh, jeruk, dan lain-lain di daerah tropik dan menimbulkan banyak kerusakan.
Bad gateway Error code 502 Visit for more information. 2023-06-13 171331 UTC You Browser Working Amsterdam Cloudflare Working Host Error What happened? The web server reported a bad gateway error. What can I do? Please try again in a few minutes. Cloudflare Ray ID 7d6bf6f10bb10e87 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
SOAL1. Berikut ini yang termasuk ciri-ciri Kingdom protista yaitu... a. Dinding sel tersusun senyawa peptidoglikan b. Jenis mahkluk hidup tabg tergolong selalu autotrof c. Inti sel eukariotik d. Jumlah selnya selalu multiseluler e. intinya prokariotik2. Berikut ini species yang tidak termasuk dalam protista yaitu... a. ganggang biru b. phytoptora infestan c. Leishmania ginggivalis d. plasmopora vitticola e. amoeba proteus 3. Perhatikan anggota protozoa ini Pada Gambar diatas silia berfungsi untuk... a. bernafas b. bereproduksi c. berfotosintesis d. bergerak e. mencerna makanan 4. Di bawah ini yang tidak termasuk ke dalam struktur tubuh paramecium yaitu.... a. ribosom b. mikronukleus c. flagela d. makronukleus e. sitofaring 5. Sebutan lain dari flagella atau flagelum yaitu.... a. flagelata b. rambut cambuk c. serabut bulu d. bulu cambuk e. serat bulu 6. Manakah yang bukan anggota protista yang penting dalam kehidupan manusia ... a. euchema dan gelidium b. foraminifera c. rhyzopus d. entamoeba histolytica e. chlorella 7. Kingdom Protista yang anggotanya mirip hewan adalah .... a. animalia b. ganggang c. ciliata d. protozoa e. fungi 8. Sel tunggal yang diselebungi oleh selaput dan bisa berenang/bergerak bebas dengan memakai satu atau dua flagelnya dinamakan... a. aseksual b. pembelahan sel c. zoospora d. fragmentasi e. seksual 9. Stigma adalah bintik mata merah pada.... a. protozoa b. ganggang biru c. ganggang emas d. ganggang hijau e. ganggan merah 10. Berikut ini jenis protista tumbuhan yang tidak termasuk ganggang hijau yaitu.... a. ciliata b. cholorococcum c. spirogyra d. chlorella e. ulva 11. Habitat spirogyra yaitu... a. tanah humus b. air tawar c. air payau d. air asin e. batang pohon 12. Pderhatikan gambar ini Gambar anggota protista tumbuhan seperti selada air adalah .... a. Spirogyra b. Euchema spinosum c. Spirogyra d. Ulva e. Gelidium 13. Berikut ini yang tidak termasuk contoh Phaeophyta atau ganggang cokelat adalah ... a. turbinaria b. ulva c. macrocystis d. sargasssum e. fucus 14. Trypanosoma brucei bisa menyebabkan.... a. nagano b. sura c. cagas d. penyakit tidur e. disentri 15. Protista memiliki sel yang bersifat …. a. eukariotik b. Halofilik c. prokariotik d. tidak bermembran e. Acidofilik 16. Rongga untuk mengeluarkan sisa makanan cair yang dilakukan oleh organela …. a. reticulum endoplasma b. ribosoma c. vakuola makanan d. badan golgi e. vakuola berdenyut 17. Vakuola kontraktil atau Vakuola berdenyut berfungsi untuk …. a. mengeluarkan sisa makanan padat b. bernapas c. mengeluarkan sisa makanan cair d. peredaran darah e. berkembang biak 18. Bagian Tubuh yang antara organ batang, akar, dan daun sulit dibedakan dinamakan …. a. talus b. autotrof c. kormus d. metameri e. koneositik 19. Seorang siswa mengamati makhluk kecil yang bergerak-gerak, dengan ciri mempunyai bulu cambuk, gerakan sangat cepat, dan hanya terdiri dari satu sel. Hal tersebut membuat mereka berkesimpulan bahwa makhluk tersebt yaitu …. a. Ciliata b. Rhizopoda c. Sporozoa d. Flagellata e. Foraminifera 20. Pembelahan inti yang membentuk massa berinti banyak dinamakan … a. oogami b. singami c. isogami d. anisogami e. sinoit 21. Kaki semu adalah alat gerak pada …. a. Flagellata b. Rhizopoda c. Cilliata d. bulu getar e. Sporozoa 22. Di dalam kolam air tawar ditumbuhi ganggang dan terdapat gelembung-gelembung yang menempel di dinding kolam. Gelembung udara tersebut berisi gas …. a. nitrogen b. karbon monoksida c. oksigen d. amonia e. karbon dioksida 23. Berikut ini yang termasuk contoh makhluk hidup sporozoa yaitu …. a. Trypanosoma b. Paramecium c. Euglena d. Focus e. Plasmodium 24. Navicula pada gambar inni tergolong dalam ganggang …. a. Chrysophyta b. Cyanophyta c. Chlorophyta d. Rhodopyta e. Phaeophyta 25. Kingdom Protista yang begitu beragam, memiliki persamaan antar anggotanya yaitu …. a. melakukan respirasai aerobik seluler dalam mitokondria b. berdinding sel, eukariot c. memperoleh makanan secara heterotrof, prokariot d. memperoleh makanan secara heterotrof, eukariot e. pengambilan makanan secara autotrof, eukariot 26. Contoh jamur lendir seperti pada gambar yaitu …. a. Physarium b. Arcyria c. Saprolegnia d. Laminaria e. Bakteriofag 27. Ulothrix dan Spirogyra termasuk dalam …. a. Chlorophyta b. Cyanophyta c. Chrysophyta d. Rhodopyta e. Phaeophyta 28. Protista yang mirip dengan tumbuhan uniseluler disebut …. a. Alga b. Dinoflagellata c. Fungi d. Zooplankton e. Fitoplankton 29. Protista yang bergerak dengan menggunakan kaki semu atau pseudopodia merupakan Protista dengan filum …. a. Actinopoda b. Zoomastigophora c. Ciliophora d. Rhizopoda e. Foraminifera 30. Pembuatan tape dari bahan beras ketan dan bantuan ragi menggunakan proses … a. fosforilasi b. fragmentasi c. fermentasi d. hidrolisis e. degradasi 31. Rhodophyta berwarna merah karena pada alga tersebut terdapat pigmen …. a. klorofil b. karoten c. fikosianin d. fikoeritrin e. fikosantin 32. Sel pada Protista mempunyai membran inti atau dinamakan juga organisme …. a. eukariotik b. uniseluler c. prokariotik d. multiseluler e. tingkat tinggi 33. Spirulina merupakan alga yang bisa digunakan sebagai sumber makanan di masa yang akan datang. Alga tersebut termasuk kelompok alga …. a. keemasan b. hijau-biru c. merah d. hijau e. pirang 34. Tripanosoma adalah protista yang bergerak menggunakan flagel. Tripanosoma termasuk dalam filum…. a. Actinopoda b. Zoomastigophora c. Ciliata d. Rhizopoda e. Apicomplexa 35. Seseorang mengalami diare dan diidentifikasi telah terjadi infeksi oleh protozoa di dalam usus. Protozoa yang mengakibatkan diare tersebut yaitu ……. a. Paramecium caudatum b. Entamoeba histolytica c. Leishma donovani d. Entamoeba gingivalis e. Euglena viridis 36. Usaha manusia dalam mencari sumber makanan alternatif, ternyata Chorella memperoleh perhatian yang cukup besar. Hal tersebut dikarenakan Chorella memiliki kandungan protein tinggi dan mudah berfotosintesis. Chorella masuk dalam golongan ……. a. Chrisophyta b. Chlorophyta c. Rhodophyta d. Phaeophyta e. Cyanophyta 37. Perhatikan ciri-ciri alga berikut ini! 1 Hampir semuanya hidup di laut, 2 Umumnya uniseluler, 3 Reproduksi seksual dengan penyatuan gamet yang berbeda jenis 4 Mempunyai klorofil a dan c, santofil, karoten, serta pigmen dominannya fukosantin Berdasarkan uraian di atas, merupakan ciri-ciri kelompok alga ……. a. Phaeophyta b. Chlorophyta c. Chrysophyta d. Cyanophyta e. Rhodophyta 38. Perhatikan spesies ganggang di bawah inI! 1 Chlorella 2 Eucheuma 3 Gelidium 4 Gracilaria 5 Navicula 6 Spirogyra Jenis ganggang yang berguna untuk industri makanan ditunjukkan nomor ……. a. 1, 5, 6, 4 b. 1, 2, 5, 6 c. 1, 2, 3, 4 d. 1, 2, 3, 6 e. 1, 3, 4, 6 39. Berikut ini adalah ganggang beserta pigmen dominannya yang sesuai yaitu ... a. Sargassum, klorofil b. Volvox, santofil c. Eucheuma, fikoeritin d. Chlorella, fukosantin e. Laminaria, fikoeritin 40. Protozoa memakan bakteri dengan cara … oleh karena itu, disebut sebagai predator bakteri. a. adsorbpsi b. fogositosis c. penggunaan enzim pencernaan d. pencernaan intraseluler e. pencernaan ekstraseluler 41. Mamalia, khsusnya kucing adalah vector untuk organisme ….. a. Giardia lamblia b. Trichomonas faginalis c. Entamoeba histolytica d. Trypanosome gambiense e. Toxoplasma gondii 42. Vector yang menyebarkan pathogen penyebab penyakit malaria plasmodium dari satu inang ke inang lainnya adalah ….. a. Kelelawar b. Nyamuk c. Kutu busuk d. Lalat e. Lintah 43. Ganggang pirang atau Filum Bacillariphyta, misalnya diatom, mempunyai cirri khas tubuhnya terdiri dari dua belahan tutup dan wadah dari bahan …. a. Kitin b. Silika c. Peptidoglikan d. Selulosa e. Lipid 44. Fase fegetatif jamur lendir yang dapat bergerak seperti amoeba dinamakan ….. a. Plasmodium b. Multinukleat c. Protoplasma d. Multiplasma e. Amuboid 45. Dari pengamatan setetes air, seorang siswa menemukan organism dengan ciri-ciri 1 Tidak berklorofil 2 Tidak berdinding sel 3 Bentuk tubuh berubah-ubah 4 Dapat membentuk kaki semu Berdasarkan ciri-ciri di tersebut, organisme tersebut termasuk dalam kelas ….. a. Sporozoa b. Ciliata c. Mastigophora d. Rhizopoda e. Flagellata 46. Penyakit kala azar diakibatkan oleh flagellate jenis ….. a. Trypanosoma gingivalis b. Leishmania donovani c. Trypanosoma evansi d. Leishmania tropica e. Trypanosoma gambiens 47. Di bawah ini yang bukan merupakan ciri anggota kingdom protista yaitu ….. a. Merupakan organisme prokariota b. Sebagian besar merupakan organism seluler c. Sebagian besar hidup di air d. Belum memiliki diferensiasi jaringan e. Ada yang bersifat autrotof, ada yang bersifat heterotrof 48. Protozoa dibagi menjadi 4 filum, yaitu Rhizopoda, Ciliata, Flagellata, dan sporozoa berdasarkan ….. a. Cara bergeraknya b. Alat gerak yang dimilikinya c. Cara memperoleh makanan d. Cara reproduksinya e. Siklus hidupnya 49. Pseudopodia yang terdapat pada amoeba tidak berfungsi untuk ….. a. Membentuk vakuola makanan b. Berpindah tempat c. Menghindari bahan berbahaya d. Menangkap mangsa e. Bereproduksi 50. Anggota filum flagellata yang mengakibatkan penyebab penyakit tidur Afrika yaitu ….. a. Plasmodium vivax b. Trypanosoma gambiense c. Leishmania donovani d. Trichomonas faginalis e. Giardia lamblia JAWABANTRY AGAIN SEKALI LAGI YA BIAR OK
Soal Pilihan Ganda Bab Protista 1. Berikut ini yang termasuk ciri-ciri protista yaitu... a. peptidoglikon b. uniseluler c. eukariotik d. multiseluler e. prokariotik Tutup K!ik 2x 2. Berikut ini yang tidak termasuk dalam protista yaitu... a. ganggang biru b. oomycota c. myxomycota d. plasmopora vitticola e. amoeba 3. Pada ciliata, rambut silia berfungsi untuk... a. bernafas b. bereproduksi c. berfotosintesis d. bergerak e. mencerna makanan 4. Di bawah ini yang tidak termasuk ke dalam struktur tubuh paramecium yaitu.... a. ribosom b. mikronukleus c. sitostoma d. makronukleus e. sitofaring 5. Sebutan lain dari flagella atau flagelum yaitu.... a. flagelata b. rambut cambuk c. serabut bulu d. bulu cambuk e. serat bulu 6. Di bawah ini yang buka merupakan peran protista dalam kehidupan manusia adalah... a. euchema dan gelidium b. foraminifera c. polysiphonia d. entamoeba histolytica e. chlorella 7. Protista mirip hewan disebut .... a. animalia b. ganggang c. ciliata d. protozoa e. fungi 8. Sel tunggal yang diselebungi oleh selaput dan bisa berenang/bergerak bebas dengan memakai satu atau dua flagelnya dinamakan... a. aseksual b. pembelahan sel c. zoospora d. fragmentasi e. seksual 9. Stigma adalah bintik mata merah pada.... a. protozoa b. ganggang biru c. ganggang emas d. ganggang hijau e. ganggan merah 10. Berikut ini yang tidak termasuk ganggang hijau yaitu.... a. ciliata b. cholorococcum c. spirogyra d. chlorella e. ulva 11. Habitat spirogyra yaitu... a. tanah humus b. air tawar c. air payau d. air asin e. batang pohon 12. Koloni ulva membentuk lembaran setebal ... sel a. 7 b. 1 c. 3 d. 2 e. 5 13. Berikut ini yang tidak termasuk contoh ganggang cokelat adalah ... a. turbinaria b. ulva c. macrocystis d. sargasssum e. fucus 14. Trypanosoma brucei bisa menyebabkan.... a. nagano b. sura c. cagas d. penyakit tidur e. disentri 15. Protista memiliki sel yang bersifat …. a. eukariotik b. ganda c. prokariotik d. tidak bermembran e. tunggal 16. Rongga untuk mengeluarkan sisa makanan cair yang dilakukan dengan berdenyut pada Paramecium dinamakan …. a. vakuola b. nukula c. vakuola makanan d. nukleus e. vakuola berdenyut 17. Vakuola kontraktil atau Vakuola berdenyut berfungsi untuk …. a. mengeluarkan sisa makanan padat b. bernapas c. mengeluarkan sisa makanan cair d. peredaran darah e. berkembang biak 18. Tubuh yang tidak mempunyai batang, akar, dan daun sejati dinamakan …. a. talus b. Algae c. kormus d. tumbuhan hijau e. lumut 19. Agus dan teman-temannya mengamati makhluk kecil yang bergerak-gerak, dengan ciri mempunyai bulu cambuk, gerakan sangat cepat, dan hanya terdiri dari satu sel. Hal tersebut membuat mereka berkesimpulan bahwa makhluk tersebt yaitu …. a. Ciliata b. Rhizopoda c. Sporozoa d. Flagellata e. Foraminifera 20. Pembelahan inti yang m embentuk massa berinti banyak dinamakan … a. oogami b. singami c. isogami d. anisogami e. sinoit 21. Kaki semu adalah alat gerak pada …. a. Flagellata b. Rhizopoda
berikut ini adalah ganggang beserta pigmen dominannya yang sesuai yaitu